PITU ROOMS Salatiga, Hotel Tertipis Se-Indonesia yang Bikin Gregetan

PITU ROOMS Salatiga, Hotel Tertipis Se-Indonesia yang Bikin Gregetan

Gengs, siapa sih yang nggak penasaran sama bangunan yang super nyeleneh? Bayangin aja, lo jalan di trotoar terus nemu hotel yang bentuknya kurus kering kayak abis diet ketat. Nggak kayak hotel biasanya yang megah dan lebar, PituRooms Salatiga ini justru ngejual keunikannya sebagai hotel tertipis di Indonesia, bahkan disebut-sebut sebagai yang kedua tertipis di dunia! Cuma dengan lebar 2,8 meter, bangunan ini berani berdiri tegak di tengah kota. Kira-kira, gimana ya rasanya tidur di kamar yang cuma selebar satu setengah mobil? Apakah bakal bikin lo merasa claustrophobia atau malah jadi pengalaman nginep paling aesthetic sepanjang masa? Yuk, kita intip bareng-bareng!

Menguak Tabir PituRooms: Bukan Sekadar Hotel Tipis Biasa

Menguak Tabir PituRooms: Bukan Sekadar Hotel Tipis Biasa

Lokasinya ada di Jalan Sukowati Nomor 33, Kalicacing, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah . Tempatnya strategis banget, di pusat kota, jadi kalau lo mau keluar cari kuliner atau main ke Salatiga Citiwalk Mall, tinggal jalan kaki bentar . Tapi, yang bikin dag-dig-dug itu pas pertama kali ngeliat bangunannya. Di antara ruko dan rumah warga, tiba-tiba ada satu bangunan menjulang tinggi badannya, tapi ramping banget. Vibes-nya langsung beda, kayak lagi di Eropa gitu, tapi versi minimalisnya.

Filosofi Nama "Pitu" yang Nggak Terduga

Nama "Pitu" ternyata bukan sekadar angka biasa. Dalam bahasa Jawa, Pitu berarti tujuh. Tapi, ada cerita unik di balik pemilihan nama ini. Konon, founder-nya, Ary Indra, terinspirasi dari joke lawas anak sekolah di Salatiga. Kalau lo dulu sering dapat nilai ulangan 7, itu tandanya lo salah 3 soal. Nah, dari candaan ringan itulah, nama Pitu melekat dan terasa pas banget buat hotel unik ini . Selain itu, jumlah kamarnya juga tujuh, dan penamaannya pakai bahasa Jawa yang dipenggal: Ji (siji), Ro (loro), Lu (telu), Pat (papat), Mo (limo), Nem (enem), Tu (pitu) . Konsepnya detail banget, kan?

Arsitektur Micro-Space Living yang Ciamik

Arsitektur Micro-Space Living yang Ciamik

Arsitek di balik proyek keren ini adalah Sahabat Selojene. Mereka sengaja mengambil tantangan untuk membangun di lahan yang super sempit dan mengubah "keterbatasan" jadi "kelebihan" . Hasilnya? Sebuah bangunan 7 lantai dengan lebar 2,8 meter, panjang 9,5 meter, dan tinggi mencapai 17 meter . Jangan bayangin lobi megah dengan pintu kaca lebar. Pintu masuknya juga mungil, tapi begitu lo masuk, langsung disambut sama kafe Ngopo Ngopi yang cozy banget .

Nah, buat naik ke lantai atas, lo punya dua pilihan. Pertama, lewat tangga yang artistik banget. Di sepanjang dinding, ada banyak lukisan dan karya seni, jadi lo kayak lagi jalan-jalan di galeri seni pribadi . Pilihan kedua, naik lift kapsul vakum! Serius, ini lift cuma muat satu orang dan berat maksimal 100 kilogram . Sensasinya naik lift ini unik banget, nggak pakai kabel, tapi kayak dihisap pakai angin. Pelan-pelan tapi pasti, lo bakal ngerasain pengalaman naik lift yang nggak bakal lo dapetin di hotel lain . Saking uniknya, lift ini sering banget jadi spot foto wajib buat para tamu.

Tipe Kamar dan Fasilitas di PituRooms: Mungil Tapi Komplet

Tipe Kamar dan Fasilitas di PituRooms: Mungil Tapi Komplet

Banyak yang nanya, "Ah, masak iya hotel tipis gitu kamarnya nyaman?" Jawabannya: nyaman banget! PituRooms membuktikan kalau ruang terbatas nggak jadi halangan buat tetap kasih kenyamanan maksimal. Setiap kamar punya luas sekitar 2,4 x 3 meter, cukup buat lo dan pasangan atau bestie lo . Ada 7 kamar yang tersedia, dan masing-masing punya tema warna dan dekorasi yang berbeda-beda . Jadi, kalau lo datang lagi lain kali, lo bisa milih kamar dengan vibe yang beda.

Fasilitas di Dalam Kamar

Jangan remehin kamar mungil ini. Di dalamnya, fasilitasnya lengkap banget. Ada tempat tidur ukuran queen yang empuk, AC biar adem, smart TV yang udah connect Netflix (gas buat nonton series seharian!), bluetooth speaker buat dengerin lagu favorit, dan tentu saja kamar mandi pribadi dengan shower air panas . Mereka juga nyediain perlengkapan mandi lengkap, handuk, dan pengering rambut . Pokoknya, semua kebutuhan dasar lo selama nginep udah terpenuhi.

Fasilitas Umum dan Layanan Hotel

Fasilitas Umum dan Layanan Hotel

Nggak cuma kamar, area publiknya juga kece. Lantai dasar ada kafe Ngopo Ngopi yang buka dari jam 6 pagi sampai 10 malam . Tempat ini nggak cuma untuk tamu hotel, tapi juga terbuka untuk umum. Lo bisa nongkrong sambil ngopi cantik atau nyamil. Suasananya adem, cocok buat lo yang kerja remote atau sekadar scroll youtube.

Di lantai 6, ada restoran bernama PituRasa yang nyajiin menu khas Salatiga, kayak tumpang koyor, soto ayam, sama aneka camilan lokal . Dan yang paling bikin mata adem, dari restoran atau balkon di lantai atas, lo bisa lihat pemandangan Gunung Merbabu yang gagah. Kalau lagi beruntung dan cuaca cerah, lo bahkan bisa lihat tiga gunung sekaligus! . Selain itu, ada juga layanan tur wisata bernama PituTur yang bakal ngajak lo keliling Salatiga nemuin hidden gems .

Review dan Harga Kamar PituRooms: Worth It Nggak Sih?

Pertanyaan paling krusial: berapa sih harga kamar PituRooms? Berdasarkan informasi dari berbagai platform pemesanan, harga kamar di hotel ini bervariasi tergantung musim dan hari pemesanan. Rata-rata, lo harus nyiapin budget mulai dari Rp750.000 hingga Rp900.000 per malam untuk tipe kamar Studio atau Deluxe . Harga segitu biasanya udah termasuk sarapan. Memang nggak bisa dibilang murah, tapi lo nggak cuma bayar buat tidur, lo bayar buat dapetin review dan pengalaman menginap yang nggak terlupakan.

Apa Kata Mereka yang Pernah Nginep?

Mayoritas review tamu di situs-situs booking online bilang kalau hotel ini "Fantastis" dan "Luar Biasa" . Banyak yang memuji kebersihan, keramahan staf, dan keunikan konsepnya. Seorang tamu bilang, "The Best Hotel di Salatiga! Hotel sangat estetik dan detail. Super kereeeennnnn pokonya. Wajib Coba!" . Ada juga yang bilang kalau pengalaman naik lift kapsul dan sarapan dengan view Gunung Merbabu itu priceless .

Tapi, ada juga beberapa catatan kecil. Untuk lo yang punya claustrophobia (takut ruang sempit), mungkin perlu pertimbangan matang. Lift yang super kecil dan ruangan yang mungil bisa bikin lo nggak nyaman . Selain itu, karena lokasinya di pinggir jalan dan parkir mobil tamu di bahu jalan, buat yang bawa mobil mungkin bakal sedikit repot. Tapi tenang, ada petugas parkir 24 jam yang siap bantu jagain kendaraan lo .

Tips Biar Makin Betah Nginep

Biar pengalaman lo di PituRooms makin maksimal, nih ada beberapa tips:

Pesan Jauh-Jauh Hari: Karena cuma punya 7 kamar, hotel ini gampang banget penuh, apalagi weekend. Jadi, booking dari jauh hari biar nggak kecewa.
Siap-siap Foto: Bawa kamera atau pastikan baterai hape lo penuh. Setiap sudut hotel ini instagramable banget, dari lift, tangga, sampai kamar tidur.
Minta Kamar dengan View Gunung: Waktu check-in, jangan ragu buat nanya ke resepsionis, kamar mana yang punya pemandangan Gunung Merbabu. Dijamin pengalaman sarapan lo bakal beda level.
Manfaatin PituTur: Kalau lo punya waktu lebih, ikutan tur yang ditawarin hotel. Lo bakal diajak eksplor Salatiga yang autoentik dan jarang masuk itinerary tur biasa.

PituRooms Salatiga ini membuktikan kalau inovasi dan kreativitas nggak punya batas, bahkan di lahan yang super sempit sekalipun. Hotel ini bukan cuma tempat tidur, tapi juga destinasi wisata itu sendiri. Jadi, kalau lo lagi bosen sama hotel-hotel gitu-gitu aja, atau lo lagi cari tempat nginep yang unik buat konten, PituRooms ini jawabannya. Siap-siap aja kagum sama konsep micro-space living yang dieksekusi dengan ciamik. Kapan lo mau cobain?

FAQ Seputar PituRooms Salatiga

Berapa sih harga kamar PituRooms per malam?

Harga kamar di PituRooms bervariasi tergantung hari dan musim, tapi rata-rata berkisar antara Rp750.000 hingga Rp900.000 per malam. Harga tersebut biasanya sudah termasuk sarapan .

Apakah benar hotel ini cuma punya satu tipe kamar?

PituRooms punya beberapa tipe kamar, yang paling umum adalah tipe Studio dan Deluxe. Meski secara ukuran mirip, dekorasi dan tema di setiap kamar berbeda-beda . Jadi, setiap kali nginep, lo bisa dapet suasana baru.

Gimana cara lihat foto-foto asli PituRooms?

Cara terbaik buat liat foto-foto terkini adalah dengan ngecek langsung Instagram resmi mereka di @piturooms atau lihat galeri foto di platform booking online. Di sana banyak foto orisinil dari pihak hotel maupun dari tamu yang sudah menginap .

Apa saja fasilitas yang didapat kalau nginep di sini?

Fasilitas yang ditawarkan lengkap banget. Di kamar ada AC, TV dengan Netflix, speaker, kamar mandi pribadi dengan shower. Di area hotel ada kafe Ngopo Ngopi, restoran PituRasa dengan view Gunung Merbabu, lift vakum unik, WiFi gratis, dan resepsionis 24 jam .

Review para tamu, kebanyakan suka atau nggak?

Mayoritas review tamu sangat positif. Mereka suka sama konsep uniknya, desain interior yang aesthetic, kebersihan, dan pemandangan gunungnya. Tapi, ada juga beberapa tamu yang merasa kurang nyaman karena ruangannya yang sempit, terutama bagi yang punya phobia ruang tertutup .